Penyakit Akibat Kelebihan Karbohidrat


Glukosa adalah hidrat arang spesifik yang dibutuhkan oleh jaringan, akan tetapi jumlahnya di dalam nutrien tidak mencukupi kebutuhan. Namun hidrat arang lain seperti amilum, glikogen, fruktosa, sakarosa dan galaktosa yang terdapat dalam nutrien dapat diobah menjadi glukosa, baik melalui proses pencernaan ataupun sesudah berada di dalam hati.

Glukosa juga dapat dibentuk di dalam tubuh dari gliserol yang berasal dari lemak dan asam-asam amino glikogenik yang berasal dari protein melalui proses glukoneogenesis. Kebutuhan minimal hidrat arang per hari dalam nutrien untuk mencegah agar tidak terjadi ketosis dan kehilangan protein otot tubuh, adalah 50 – 100 gram.

Kekurangan asupan karbohidrat dapat menyebabkan kekurangan gizi, tubuh lemah, lesu dan tidak berenergi, akibat lanjutan lainnya yang lebih berbahaya adalah dapat menimbulkan penyakit Marasmus (gangguan gizi). Sedangkan kelebihan asupan karbohidrat dapat menyebabkan penyakit diabetes.

Topik Untuk Artikel Ini:

kelebihan karbohidrat,akibat kelebihan karbohidrat,kekurangan dan kelebihan karbohidrat,penyakit kelebihan karbohidrat,akibat kelebihan lemak,akibat kekurangan dan kelebihan karbohidrat,penyakit akibat kelebihan karbohidrat,akibat kelebihan mineral,akibat kekurangan karbohidrat,penyakit akibat kelebihan lemak,akibat karbohidrat,penyakit akibat karbohidrat,penyakit karena kelebihan karbohidrat,dampak kekurangan dan kelebihan karbohidrat,DAMPAK KELEBIHAN LEMAK,penyakit akibat kekurangan dan kelebihan karbohidrat,kelebihan dan kekurangan protein,kelebihan kalium,pengaruh kelebihan karbohidrat,penyakit kekurangan dan kelebihan karbohidrat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>